Frequently Asked Questions

Merupakan program bantuan biaya pendidikan tinggi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat kepada masyarakat Jabar yang sedang menempuh pendidikan jenjang D3, D4 S1, S2, dan S3 yang berprestasi baik dalam bidang akademik maupun non-akademik.

Iya, harus memiliki surat keterangan resmi yang menunjukkan sudah diterima di Perguruan Tinggi terkait.

Silakan membuat surat keterangan KTP sementara yang dikeluarkan oleh DISDUKCAPIL Kota/Kab setempat.

Bagi yang belum memiliki akun silakan daftar terlebih dahulu, selanjutnya bisa langsung melengkapi persyaratan pendaftarannya secara online di website JFLS.

Belum dapat mendaftarkan diri. Harus memiliki sertifikat.

Untuk saat ini belum diperkenankan untuk mendaftar.

Boleh, kecuali PNS Provinsi Jawa Barat yang diangkat oleh Gubernur belum diperkenankan untuk mendaftar.

Untuk saat ini belum diperkenankan menggunakan surat keterangan domisili.

Untuk saat ini belum diperkenankan untuk mendaftar.

Silahkan nilai USBN agar dapat dirata-ratakan terlebih dahulu sebelum dimasukan ke laman pendaftaran.

1). Silakan membuat akun di halaman pendaftaran https://beasiswa-jfl.disdik.jabarprov.go.id/ 2). Setelah login, dapat mengisi biodata dan melengkapi persyaratan yang diperlukan sesuai tujuan Beasiswa Pendidikannya 3). Setelah mengisi dan melengkapi persyaratannya silakan pastikan kembali tidak ada bagian yang terlewat dan semua berkas yang diunggah telah sesuai 4). Silakan menunggu proses seleksi administrasi, verifikasi Perguruan Tinggi dan seleksi Pemprov Jabar

Mahasiswa aktif (on going) hanya dapat mendaftar pada jenis beasiswa Percepatan Akses Pendidikan Tinggi.

Daftar Perguruan Tinggi yang telah bekerjasama dengan Pemprov Jabar dapat dilihat pada website JFLS tepat pada menu Jenis Beasiswa.

Bagi Mahasiswa kedokteran dapat mendaftar, namun untuk co-ass saat ini tidak diperkenankan, karena Beasiswa Pendidikan ini diperuntukkan bagi yang masih memiliki status Mahasiswa.

Boleh, namun tetap mengikuti persyaratan dan ketentuan pendaftaran 2021.

Diperbolehkan dengan mendaftar jenis beasiswa Percepatan Akses Pendidikan Tinggi.

Berkas dapat diubah pada saat periode pendaftaran masih dibuka.

Untuk saat ini belum diperkenankan untuk mendaftar.

Mohon maaf, untuk saat ini belum ada program khusus untuk penyandang disabilitas. Namun, tetap dapat mendaftarkan diri pada jenis beasiswa yang tersedia dan menunjukan surat keterangan diterima di Perguruan Tinggi yang telah bekerjasama dengan Pemprov Jabar.

Sampai dengan saat ini Beasiswa Pendidikan diperuntukan bagi yang memiliki KTP Jawa Barat dan berkuliah di Perguruan Tinggi yang bekerjasama dengan Pemprov Jabar.

Boleh mendaftar apabila saat ini sudah diterima di Perguruan Tinggi yang bekerjasama dengan Pemprov Jabar.

Pemerintah Jawa Barat akan terus berupaya untuk mengadakan program JFLS di setiap tahunnya.

Pada menu login silakan pilih menu *Lupa Password* dan sistem akan mengirimkan arahan ke email yang telah didaftarkan sebelumnya, lalu silakan ikuti langkah selanjutnya.

Tidak dipungut biaya sama sekali.

Mekanisme dan pendaftaran tetap sama. Namun, ada tambahan untuk melampirkan Surat Keputusan (SK) yang menunjukan saat ini atau pernah terlibat sebagai tenaga medis penanganan COVID19, guru honorer, dan program unggulan Pemprov Jabar.

Pendaftaran dibuka tanggal 17 Juni 2021 dan ditutup tanggal 17 Juli 2021.

Silakan laporkan kepada pihak pengelola JFLS di Perguruan Tinggi masing-masing atau hubungi Minjuls melalui website ataupun sosial media yang tersedia agar segera ditambahkan.

Kemampuan bahasa Inggris hanya diwajibkan bagi pendaftar jenjang S2 dan S3 saja.

Kemampuan bahasa Inggris hanya diwajibkan bagi pendaftar jenjang S2 dan S3 saja.

Ada, yaitu portofolio.

• Beasiswa Pendidikan S1 Penuh (4 Tahun) • Beasiswa Pendidikan S2 (2 Tahun) • Beasiswa Pendidikan S3 (4 Tahun) • Beasiswa Pendidikan D3/D4/S1 Percepatan Akses Pendidikan Tinggi (1 Tahun) • Beasiswa Pendidikan D3/D4/S1 Prestasi Non-Akademik (1 Tahun) • Beasiswa Pendidikan D3 PSDKU (3 Tahun) • Beasiswa Pendidikan D4/S1 PSDKU (4 Tahun)

Beasiswa Pendidikan S1 Penuh (4 Tahun) terdiri dari biaya kuliah dan dana penunjang pendidikan (apabila ada sisa dana dari hasil pengurangan biaya kuliah). • Beasiswa Pendidikan S2 (2 Tahun) dan Beasiswa Pendidikan S3 (4 Tahun) terdiri dari bantuan biaya kuliah dan dana penunjang pendidikan (apabila ada sisa dana dari hasil pengurangan biaya kuliah). • Beasiswa Pendidikan D3 PSDKU (3 Tahun) terdiri dari biaya kuliah dan dana penunjang pendidikan (apabila ada sisa dana dari hasil pengurangan biaya kuliah). • Beasiswa Pendidikan D4/S1 PSDKU (4 Tahun) terdiri dari biaya kuliah dan dana penunjang pendidikan (apabila ada sisa dana dari hasil pengurangan biaya kuliah). • Beasiswa Pendidikan D3/D4/S1 Percepatan Akses Pendidikan Tinggi (1 Tahun) berupa dana penunjang pendidikan diberikan satu kali. • Beasiswa Pendidikan D3/D4/S1 Prestasi Non-Akademik (1 Tahun) berupa dana penunjang pendidikan diberikan satu kali.

• Beasiswa Pendidikan S1 Penuh, S2, S3 dan prestasi Non-Akademik merupakan beasiswa yang diperuntukkan bagi mahasiswa baru tahun 2021. • Beasiswa Pendidikan Percepatan Akses Pendidikan Tinggi jenjang D3/D4/S1 merupakan beasiswa yang diperuntukkan bagi mahasiswa baru tahun 2021 dan mahasiswa aktif (on-going).

Sejak tahun 2020, bagi mahasiswa jenjang D3 dan D4 dapat mendaftar.

Dapat mendaftar pada jenis beasiswa Percepatan Akses Pendidikan Tinggi dengan catatan pendaftar sudah diterima di Perguruan Tinggi yang bekerjasama dengan Pemprov Jabar.

Lulusan paket C dapat mendaftar jika sudah diterima di Perguruan Tinggi yang bekerjasama dengan Pemprov Jabar dan mengikuti persyaratan serta ketentuan pendaftaran JFLS 2021.

• Proses seleksi meliputi seleksi administrasi, verifikasi oleh Perguruan Tinggi terkait dan seleksi Pemprov. • Selama periode pendaftaran dibuka, dapat membuat akun kapan saja.

Setelah pendaftaran ditutup, akan dilakukan seleksi secara serentak yang dilakukan bekerjasama dengan Perguruan Tinggi dan Panitia Seleksi Independen.

• Untuk jenjang D3/D4/S1, penilaian utama dititikberatkan pada prestasi (akademik dan non akademik). Prestasi yang dimiliki minimal level Provinsi, diutamakan prestasi Nasional dan/atau Internasional.Pendaftar yang merupakan anak pertama di dalam keluarga yang menempuh pendidikan tinggi akan diprioritaskan. • Untuk S2 dan S3 penilaian dititikberatkan pada kesesuaian topik/perkuliahan dengan sembilan prioritas pembangunan Jabar tahun 2021. Ke-9 prioritas tersebut adalah akses pendidikan untuk semua, desentralisasi pelayanan kesehatan, pertumbuhan ekonomi umat berbasis inovasi, pembangunan destinasi dan infrastruktur pariwisata, pendidikan agama dan tempat ibadah juara, infrastruktur konektivitas wilayah, gerakan membangun desa, subsidi gratis golongan ekonomi lemah serta inovasi pelayanan publik dan penataan daerah. Titik berat ini ditandai dengan kesiapan berkas proposal penelitian dan kemampuan bahasa Inggris untuk disertakan dalam persyaratan seleksi.

Pengumuman direncanakan pada tanggal 22 September 2021.

Tidak ada ikatan dinas bagi alumni JFLS.

Untuk saat ini belum dapat mendaftar untuk kelas spesialis.

Beasiswa ini diperuntukkan untuk seluruh program studi di Perguruan Tinggi yang bekerjasama dengan Pemprov Jabar.

Boleh mendaftar dengan catatan Perguruan Tinggi telah bekerjasama dengan Pemprov Jabar.

Saat ini hanya Perguruan Tinggi yang telah bekerjasama dengan Pemprov Jabar saja yang boleh mendaftar beasiswa ini.

Untuk mahasiswa aktif (on-going) hanya dapat mendaftar beasiswa Percepatan Akses Pendidikan Tinggi (1 tahun), jika tahun berikutnya ingin mendapatkan beasiswa, silakan mendaftar kembali dan mengikuti persyaratan serta ketentuan pendaftaran pada tahun tersebut.

Pendaftar bisa mendapatkan informasi tersebut melalui akun instagram @jfls_jabar

Sertifikat kemampuan bahasa Inggris harus dari lembaga resmi bukan hasil dari prediction test (TOEFL/ITP/IBT, TOEIC atau IELTS).

Boleh, dengan syarat pendaftar harus sudah diterima terlebih dahulu di Perguruan Tinggi yang sudah bekerja sama Pemprov Jabar dan mengikuti persyaratan serta ketentuan pendaftaran JFLS 2021.

Boleh, dengan catatan Perguruan Tinggi telah bekerjasama dengan Pemprov Jabar dan mengikuti persyaratan serta ketentuan pendaftaran JFLS 2021.

Kami tidak membenarkan hal tersebut, karena apabila nantinya dinyatakan sebagai penerima JFLS, statusnya tidak boleh sedang menerima beasiswa dari pihak manapun.

Sertifikat bahasa Inggris yang setara dari lembaga bahasa di Perguruan Tinggi diperbolehkan. Silakan menyesuaikan kesesuaian nilainya.

Program pendampingan adalah sebuah aktivitas peningkatan soft skill dan pengembangan kualitas diri lewat pelatihan yang dibuat untuk para penerima beasiswa JFLS.

Aktivitas untuk penerima S1 Penuh, S2 dan S3 dalam membuat kaleidoskop yang setiap tahunnya memiliki tema berbeda-beda. Nantinya setiap penerima akan mendapatkan materi yang dapat disaksikan pada channel youtube Jabar Future Leaders Scholarship ataupun mellaui website JFLS itu sendiri.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh pihak JFLS agar penerima D3 PSDKU, S1 Penuh, S2 dan S3 ikut terlibat dalam penyelenggaraan JFLS dan mambantu dalam proses penyeleksian pendaftar JFLS 2021.

Program pendampingan dilaksanakan sesuai dengan situasi yang ada, tentunya setelah para penerima dinyatakan lolos beasiswa JFLS. Bisa di semester genap maupun di semester ganjil perkuliahan (link sub menu J-Flers).

Program pendampingan diinformasikan ke masing-masing Perguruan Tinggi di bagian Kemahasiswaan dan juga tersedia di website JFLS pada sub-laman J-Flers serta media sosial JFLS.

Semua penerima beasiswa Jabar Future Leaders Scholarship.

Sesuai dengan bentuk pendampingannya. Jika bentuk pelatihan luring, para penerima JFLS diminta untuk hadir dan mengalokasikan waktu untuk pendampingan. Jika bentuk pelatihan daring, maka penerima harus menyaksikan video pelatihan yang disiapkan oleh tim JFLS.

Tidak, program pendampingan ini tidak dipungut biaya.

Tentunya wawasan baru yang akan mengasah potensi dan soft skill sebagai penerima beasiswa JFLS.

Tergantung bentuk program pendampingannya, pelatihan luring atau pelatihan daring.

Untuk program pendampingan dengan model pelatihan daring, dapat mengunjungi website JFLS pada sub-laman J-Flers atau melalui channel youtube Jabar Future Leaders Scholarship.

Tidak, semua kelompok telah ditentukan kriterianya oleh tim JFLS.

Tidak ada konsekuensi yang diberikan, hanya saja mungkin akan kehilangan kesempatan untuk belajar hal baru.

Tidak ada potongan pajak tetapi ada kemungkinan jumlah nomimal beasiswa berkurang (adminisrasi bank) karena sistem auto blokir.

Dari Pemprov Jabar dana ditransfer ke rekening mahasiswa dan secara sistematis dilakukan auto debet ke akun rekening Perguruan Tinggi dengan alokasi biaya kuliah tiap individunya. (tapi ini hanya untuk program JFLS jenis D3 PSDKU, D4/S1 Penuh, S2, dan S3).

Berdasarkan surat pernyataan yang telah ditandatangani diatas materai, penerima Beasiswa Pendidikan JFLS yang terbukti menerima beasiswa lain, yang bersangkutan harus mengembalikan dana sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam isi pernyataan yang dipertegas didalam kontrak mahasiswa, ke kas daerah Pemprov Jabar.

Iya, dianggap telah mengundurkan diri.

Dipersilahkan untuk mengganti topik tesis dan desertasi, karena tujuan dari pendidikan adalah pembangunan daerah. Namun, alangkah baiknya jika riset tetap berhubungan dengan 9 prioritas pembangunan Jawa Barat.

Boleh atau tidaknya tergantung kepentingan dari cuti tersebut, silakan memberikan penjelasan kepada pengelola JFLS di Perguruan Tinggi terkait.

Segala bentuk fasilitas yang menunjang perkuliahan diperbolehkan mempergunakan dana beasiswa. Namun, pastikan kebutuhan utama untuk perkuliahan telah terpenuhi, seperti uang SPP, buku, dan kebutuhan prioritas lainnya.

Kebijakan pengembalian dana diserahkan kepada perguruan tinggi masing-masing.

Bagi penerima beasiswa 1 tahun dana beasiswa akan langsung dicairkan ke akun rekening penerima JFLS. Sedangkan untuk penerima S1 Penuh, D3/D4 PSDKU, S2 dan S3 dana akan diberikan ke akun rekening penerima lalu dilakukan autodebet senilai dana beasiswa selama masa perkuliahan. Jika ada sisa dana beasiswa maka dikembalikan kepada penerima untuk digunakan sebagai biaya penunjang biaya kuliah (dicairkan bertahap di semester ganjil dan semester genap).

Silakan lengkapi isian di laman pengumuman dan ikuti arahan dari pengelola JFLS di Perguruan Tinggi atau cek media sosial Instagram @jfls_jabar.

Tidak ada sanksi, jika terdapat sisa dana beasiswa maka bisa langsung dipergunakan penerima untuk kegiatan persiapan kelulusan. Selanjutnya silakan berkoordinasi dengan pengelola JFLS di setiap Perguruan Tinggi.

Iya dengan KHS, penerima bisa mendapatkan KHS di Perguruan Tinggi masing-masing.

Silakan menggunakan komputer/laptop dan lakukan refresh pada browser secara berkala. Jika tetap tidak muncul hubungi minjuls di Instagram @jfls_jabar atau live chat di website JFLS.

Boleh mengikuti pertukaran pelajar selama tidak menggangu perkuliahan dan bukan berbentuk beasiswa (berupa dana bantuan).

Boleh mengikuti pelatihan tersebut selama tidak menggangu perkuliahan dan bukan berbentuk beasiswa (berupa dana bantuan).

Perlu kami informasikan bahwa Perguruan Tinggi yang bekerjasama dengan JFLS dapat mengeluarkan kebijakan tersebut, dan hal tersebut tidak melanggar Perjanjian Kerja Sama antara Pihak Perguruan Tinggi dan JFLS. Namun, jika penerima merasa keberatan, keluhan dapat disampaikan ke pihak pengelola JFLS di Perguruan Tinggi terkait.

IPK 3.00 itu salah satu syarat untuk mendaftar beasiswa (bagi mahasiswa aktif). Namun demikian, IPK yang diperoleh setelah menerima JFLS 'dianjurkan' untuk memperoleh dengan nilai sebaik-baiknya. IPK yang kamu peroleh tidak memengaruhi perolehan beasiswa, namun sekali lagi kami anjurkan untuk lebih maksimal lagi dalam proses kuliah untuk mendapatkan IPK yang lebih baik di semester mendatang. IPK 3.00 itu salah satu syarat untuk mendaftar beasiswa (bagi mahasiswa aktif, dan pendaftar jenjang S2/S3).

Jika kamu penerima Beasiswa Penuh, kami tidak menyarankan untuk mengikuti program tersebut. Mengingat akan mengganggu durasi dari perkuliahan yang sedang kamu tempuh. Namun, jika kamu penerima beasiswa 1 tahun, kamu dapat mengikuti program tersebut jika kontrak dengan JFLS sudah selesai.

Rekening penerima diberlakukan blokir secara berkala untuk membatasi pengambilan sisa dana beasiswa.

Boleh, dengan catatan tidak mengganggu waktu perkuliahan.

Mohon maaf, untuk saat ini tidak diperkenankan menerima atau mendaftar beasiswa lain jika masih berstatus sebagai penerima beasiswa JFLS.

Diperbolehkan dengan syarat bantuan hibah tersebut tidak atas nama pribadi, melainkan atas nama kelompok atau tim.